Lowongan Kerja ADMIN Pembukuan Juni 2015

Saturday, 30 May 2015

Perusahaan yang bergerank dalam bidang developer sedang membutuhkan karyawan untuk mengisi posisi sebagai admin pembekuan dengan kualifikasi:


  • Wanita
  • Fress Graduate Min SMK/SMA, D1
  • Mahir Ms Office (word, excel)
  • Mengerti Neraca/ Laba rugi
  • Bisa membuat buku kas
  • Jujur
  • Disiplin
  • loyal
  • Domisili sekitar Ciputat
  • Mempunyai kendaraan dan SIM
berminat silahkan Hub: 0812103 09093

Salam Sukses

Job Fair Tangerang Selatan Juni 2015

Wednesday, 27 May 2015

Bagi yang sedang mencari pekerjaan, freelancer, atau fress graduate yang ingin mencoba keberuntungan silahkan hadir pada tanggal 4 - 6 Juni 2015 di Lapangan BSD City Serpong pada jam 09.00-17.00 Jl. Raya Serpong Km.3 Lengkong Gudang BSD City samping ITC BSD



Job Fair Juni 2015
Ini ane share tips dari kamar sebelah: 
Job Fair atau Job Expo sering diselenggarakan sebagai sarana untuk mempertemukan perusahaan dengan calon-calon karyawannya. Ada banyak perusahaan yang ikut serta, sehingga dengan hanya mendatangi tempat di mana diselenggarakannya pameran ini, Anda bisa langsung melamar ke banyak perusahaan. Dengan demikian, dapat menghemat waktu dan biaya daripada harus mendatangi atau mengirim surat lamaran kepada perusahaan satu per satu. Jika saat ini Anda serang mencari pekerjaan, ikuti tujuh tips berikut yang akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan jenjang karir Anda.

01

Cari Informasi


Cari tahu kapan dan di mana Job Fair akan dilaksanakan. Untuk mendapatkan jadwal Job Fair, Anda dapat mencarinya pada iklan di koran, internet atau dengan mengikuti milis pencari kerja atau milis universitas. Informasi lain yang perlu unutk diketahui adalah informasi tentang perusahaan mana saja yang ikut serta. Informasi ini akan membantu Anda mencari tahu company profile, reputasi perusahaan dan menentukan apakah Anda tertarik untuk memasukkan lamaran pekerjaan.

02

Siapkan CV


Curriculum Vitae (CV) berisi data-data pribadi orang yang akan melamar. Buat CV secara padat dan jangan lebih dari 3 halaman. Periksa apakah penulisan nama, alamat dan no telepon/HP sudah diisi dengan benar. Setelah membuat CV, baca dan periksa kembali CV tersebut untuk mengetahui apakah ada kata-kata yang salah. Jangan lupa untuk menyimpan CV dalam bentuk softcopy dengan nama yang mudah dicari dan simpan dalam flash disk. Lakukan scanning antivirus untuk memastikan tidak ada virus yang dapat merusak data.
Softcopy CV penting sebagai cadangan apabila CV yang telah dicetak pada kertas rusak, hilang atau kurang. Dengan mempunyai CV, Anda dapat dengan mudah mencetak kembali pada warnet atau dapat mengirimkan melalui email. Selain itu, ada perusahaan-perusahaan atau penyelenggaraan Job Fair yang meminta CV dalam bentuk softcopy yang akan memudahkan saat pencarian.

03

Pikirkan Jawaban dari Pertanyaan


Ketika akan melamar, beberapa pertanyaan umum yang diajukan adalah mengapa tertarik dengan bidang pekerjaan yang dilamar, apa yang Anda ketahui tentang perusahaan, apa kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Coba pikirkan jawaban-jawaban seandainya pertanyaan itu diajukan. Mempersiapkan jawaban dari pertanyaan dapat membuat Anda lebih percaya diri saat menjawabnya.

04

Bawa Perlengkapan Pendukung


Bebrapa perlengkapan seperti pulpen, flash disk, laptop adalah beberapa peralatan yang penting untuk dibawa. Seperti pulpen yang penting untuk mengisi formulir, flash disk sebagai media penyimpanan softcopy CV, laptop untuk menyimpan data atau memperlihatkan contoh aplikasi yang sudah pernah dibuat.

05

Persiapkan Fisik dan Pikiran


Caranya adalah dengan cukup tidur pada malam sebelum mengikuti Job Fair karena kurang tidur dapat membuat fisik Anda tidak fit, mood tidak baik dan membuat penampilan Anda tidak fresh. Bahkan, jika dilakukan wawancara langsung, bisa-bisa Anda tidak nyambung saat diwawancara. Ini akan memperburuk nilai Anda.

06

Penampilan yang Baik


Ketika akan menghadiri Job Fair, jangan remehkan penampilan pribadi Anda. Walau sebagian perusahaan pencari tenaga kerja hanya meminta CV untuk ditindaklanjuti kemudian, tetapi ada juga yang langsung melaksanakan wawancara. Maka penampilan penting untuk memberi kesan rapi dan profesional. Ketika akan menghadiri Job Fair, kenakan pakaian dan penampilan yang rapi layaknya Anda akan wawancara kerja. Anda dapat membaca tips pakaian saat wawancara kerja di artikel berikut: Penampilan saat Wawancara Kerja.

07

Ramah dengan Peserta Lain


Walau sama-sama mencari pekerjaan, bukan berarti harus bermusuhan dengan peserta lain bukan?! Bersikap ramah dan berusaha mencari teman seperjuangan akan membuat suasana lebih santai dan menyenangkan. Dengan adanya teman, Anda tidak akan merasa bosan saat harus mengantri atau dapat berbagi pengalaman yang berharga. Selain itu, siapa tahu teman baru Anda ini bisa menjadi koneksi untuk mendapatkan pekerjaan.
Dengan persiapan yang baik dan pikiran positif, kini Anda dapat mendatangi Job Fair dengan percaya diri. Semoga tips ini dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
sumber: http://kumpulan.info/uang/karir/508-tips-sukses-job-fair.html

Tenaga Lepas

tenaga lepas


Tenaga Lepas atau nama bekennya Freelancer terbagi menjadi 7, apa itu? mari kita pilah satu per satu:


  1. Freelancer Part Time

    Adalah freelancer paruh waktu, bisa jadi freelance ini adalah karyawan full time di perusahaan tertentu, orang kantoran, pegawai swasta, atau mungkin seorang pegawai negeri sipil (PNS). Freelance tipe ini memiliki waktu tetap, misalnya 8 jam/hari di kantornya (jam kerja). Di luar jam kerja (di luar kantor) mereka memiliki kerja sampingan sebagai freelancer. Bisa jadi mendapat ijin atau tidak dari kantor.
  2. Freelancer Remote Worker

    Adalah orang yang bekerja jarak jauh, mereka dikontrak oleh perusahaan tertentu (lokal atau asing) untuk menjadi karyawan / pegawai atau tim tanpa perlu datang ke kantor, misalnya kantornya ada di Afrika atau di Bandung atau di Jakarta, sedangkan dia tinggal di Malang. Sehari-hari freelancer tipe ini bisa mengerjakan pekerjaan kantor di rumah, mereka berkomunikasi dengan rekan kantornya melalui internet, misalnya melalui e-mail, ym, skype, dll. Hasil pekerjaan berupa file di-upload melalui ftp, dropbox, dll. Sebagian dari mereka bisa mendapatkan fasilitas berupa akses internet, sampai perangkat komputer dari kantor.
  3. Freelancer Single Fighter

    Adalah freelancer fulltime, freelancer yang sudah keluar dari kantor, freelancer ini tidak terikat dengan jam kantor, karena bukan seorang karyawan atau pegawai perusahaan tertentu. Mereka menjadi karyawan untuk dirinya sendiri, mereka mencari proyek sendiri, mencari klien sendiri, mengerjakan jobsendiri, mengatur keuangan sendiri, mengatur waktu kerja sendiri, mengatur tempat kerja sendiri, membeli peralatan kerja sendiri, hampir semuanya ditangani sendiri. Tapi kita tahu freelancer tipe ini ada batasnya, sampai berapa usia produktif untuk bisa bekerja sendiri? Dan sampai sejauh mana dia bisa me-manage pekerjaan dan keuangan dan komunikasi dengan klien secara sendiri?
  4. Freelancer Partner

    Adalah freelancer team, ada dua orang freelancer atau lebih bergabung jadi satu team, mereka membagi divisi masing-masing, membagi tugas, misalnya ada yang bagian hubungan dengan klien, ada yang bagian produksi, ada yang bagian mengatur keuangan, ada yang bagian copywriting / publikasi, dan lain lain. Mereka mencari klien atau proyek untuk dikerjakan satu-persatu bersama-sama dan hasil kerjanya dibagi bersama. Freelancer tipe ini biasanya membuat studio freelancer atau tempat kerja bersama, misalnya hackerspace.
  5. Freelancer Startuper

    Adalah tipe freelancer yang sedang trend sekarang, freelancer yang mencoba berinovasi dengan berlomba-lomba membuat produk tertentu. Produk itu di luar pekerjaan dari klien luar, produk itu disebut dengan startupFreelancer tipe ini bisa jadi masih mengerjakan proyek-proyek dari klien tapi mereka juga memiliki proyek sendiri yang sesuai dengan potensi dan passion mereka. Diharapkanstartup tersebut dalam jangka panjang akan menjadi passive income, mendatangkan penghasilan di luar proyek dari klien.
  6. Freelancer Employer

    Adalah seorang freelancer, atau freelancer team yang meng-hire orang lain untuk membantu mengerjakan proyek dari klien, dalam hal ini mereka sudah menjadi juragan dan sudah punya karyawan, tetapi mereka tidak sepenuhnya lepas tangan dari pekerjaan, mereka masih melakukan pekerjaan sama seperti karyawannya, hanya berbagi tugas. Bisa jadi mereka adalah freelancer startuper yang sedang mengembangkan startup-nya, dan mendapatkan dana hibah dari founding, mereka meng-hirekaryawan, menjadi juragan tetapi belum tentu menjadi pemilik perusahaan.
  7. Freelancer Entrepreneur

    Pengertian ideal dari freelancer entrepreneur adalah “freelancer” yang sudah “mapan”, bisa jadi sudah punya kantor (studio) sendiri, sudah punya nama perusahaan (terdaftar) yang dikembangkan sejak dia jadi freelancer pemula, dan yang pasti sudah punya karyawan, hampir semua divisi pekerjaan dikerjakan oleh karyawan, dia berperan sebagai manager, sekaligus pemilik perusahaan. Dalam tahap ini sebenarnya dia bukan lagi “freelancer” tetapi “entrepreneur”. Juga termasuk dalam tipe ini belum tentu mereka yang sudah mapan, tetapi siapa saja freelancer yang memiliki jiwa wirausaha (entrepreneur), dan selalu berpikir untuk bisa menghasilkan nilai tambah (value) dari setiap apa yang mereka kerjakan.

Featured Posts

Pages

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. tenaga lepas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger